gambarku
org yg x dikenali
Tuesday, January 25, 2011
persoalan ttg zikir............
Dari sisi waktunya dzikir itu ada dua macam : dzikir pada waktu-waktu khusus dan dzikir pada waktu-waktu yang tidak ditentukan. Dari sisi bilangannya, dzikir juga ada dua macam : dzikir yang telah ditentukan bilangannya dan dzikir yang tidak ditentukan bilangannya. Untuk dzikir yang telah ditentukan bilangannya, kita tidak boleh menambahi ataupun menguranginya dengan keyakinan lebih afdhal. Contohnya ucapan takbir dalam sholat jenazah yang berjumlah 4 kali, lafzah adzan yang bilangannya telah ditentukan, dzikir tasbih, hamdalah dan takbir sesudah shalat fardhu yang masing-masing diucapkan 33 kali, dan sebagainya. Sebaliknya, untuk dzikir yang tidak ditentukan bilangannya, kita tidak boleh membatasinya dengan keyakinan lebih afdhal atau sebagai suatu keharusan. Contohnya shalawat kepada Nabi yang dianjurkan untuk diucapkan sebanyak mungkin tanpa pembatasan jumlah. Kita tidak boleh membatasinya menjadi 100 kali dengan keyakinan sebagai sebuah keharusan atau dengan keyakinan bahwa yang demikian itu lebih afdhal, kecuali jika ada dalil yang menyatakannya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment